My Very First Post

Posted on December 14th, 2006 in Weblogs by modo
Thursday, 14th December 2006, 19.58 WIB.
Dear Blog.
This is my very first post on my friendster blog. Cukup lama juga mikir untuk bikin blog di Friendster. Yah, sudahlah… bikin aja. Masih di kantor nih (haree geneee?). Betah amat di kantor sampe jam segini. Ya iyalah…, gak ngapa-ngapain juga, sempet-sempetnya nulis blog.
Blog, lumayan capek juga dari pagi melototin monitor. Mata rasanya udah pengin terpejam aja. Entar lah, dikit lagi.
"Memanusiakan manusia".
Tiba-tiba gw jadi pengin ngangkat topik itu. Kenapa? karena beberapa minggu yang lalu gw merasa sepertinya orang-orang yang bekerja lewat waktu itu jadi seperti bukan manusia. Mereka seperti jadi budak pekerjaannya sendiri. Apa sih yang mereka cari? Yap, beberapa minggu yang lalu gw sempet bertanya-tanya begitu. Maksud gw, apakah mereka di rumah cuman numpang tidur doang. Bayangin, Jam 5 bangun, subuh (kalo yang subuh), mandi, makan (kalo sempet), terus langsung berangkat kerja. Iya kalo jalanan enggak macet..(harap maklum ya gw tinggal di Jakarta, dan kerja dengan jam kantor normal). Beruntunglah orang2 yang bisa menghadapi macet dengan mental gembira (apa coba?).
Sampe kantor, ketemu kerjaan, istirahat satu jam terus kerja lagi, terus kalo ada lemburan, lemburlah sampe jam 8 malem. Kalo dipikir2, kan sekitar 12 jam di kantor. Tambah lagi waktu yang kebuang di jalan, praktis sampe rumah sekitar jam 10 malem… (yah gitulah itungan kasarnya). Berarti sampe rumah tinggal teparnya aja. Tidur? berapa jam? (itung sendiri lah…).
Workaholic? Insomnia? Nocturnal? Gw sempet ngelabelin mereka begitu… Kenapa sih? Apa sih yang dicari?
Tapi….
Akhir-akhir ini gw malah ngalamin yang seperti itu. Pergi pagi, pulang malem, di rumah cuman numpang tidur. Tapi gw enggak merasa gw workaholic tuh. Beneran. Gw juga nggak merasa ngejar apa-apa. Uang? Iya gw juga butuh uang, tapi kayaknya gw enggak sebegitu ngoyonya.
Gw merasa enjoy aja di kantor. Itu jawabannya. Karena gw baru nemu suasana kerja yang sebegini kondusifnya. Membikin kita jadi merasa semangat kerja, dan give me purposes also. You prove your existance by being someone who can serve others at your best. Sometimes it’s just worth to see others feels happy for what you have done for them.
Hebat ya?
Gw jadi tahu bahwa apa yang kita lakukan di dalam hidup ini adalah sebagian besar pilihan kita sendiri. Selebihnya ya karena takdir yang di atas atau emang keadaan yang enggak bisa dirubah. Kayak konsep Qada dan Qadar, iya kan? Konsep yang sangat indah menurut gw.
Jadi….
Sekarang gw belajar bahwa enggak semua yang terlihat itu seperti yang terlihat di mata gw, mungkin ada makna lebih yang emang harus gw gali lagi. Tentang memanusiakan manusia, bahwa manusia emang bisa membuat pilihan akan hidupnya. Dia bisa milih apakah dia akan pergi pagi dan pulang malem setiap hari kerja dan tetep bisa menikmati hidupnya, atau memilih untuk tidak melakukan apa-apa, namun merasa tidak nyaman dengan hal itu, semua tergantung bagaimana kita membuat pilihan dan bertanggung jawab atas pilihan kita itu. Dia bisa tetep jadi seorang manusia yang manusiawi walaupun tidurnya cuma 4 jam sehari, karena memang dia memilih untuk melakukan hal itu. Kalau dia enggak suka, toh dia bisa memilih untuk tidur seharian, tapi apakah itu akan membuat hidupnya lebih baik? Kita enggak bisa jawab karena kita cuma manusia. Kita punya kemampuan tapi kita juga punya keterbatasan. Dan sebaliknya kita punya keterbatasan, tapi kita juga punya kemampuan. (Bingung nggak loe?).
Ya udah. Udah malem nih, sekarang gw memilih untuk pulang, daripada dimarahin yang baca blog ini … "Ini blog panjang amat sih?!!!".
Keep it simple, keep learning. You’ll find that life is beautiful.
Wassalam.