Mars Yakult
Wednesday, January 14th 2009.
Dear Blog,
Dalam kurun waktu 31 Maret 2008 sampai dengan 8 Agustus 2008, gw tercatat sebagai karyawan PT. Yakult Indonesia Persada. Ya, memang cukup singkat juga sih. Empat bulan. Di masa-masa itu, gw dapet kesempatan untuk belajar tentang PT. Yakult Indonesia Persada, dan produk Yakult pada umumnya.
Gw mau cerita tentang seremoni tiap hari Senin. Yap, setiap hari Senin kami karyawan PT. Yakult yang ada di Head Office (Plasa PP TB Simatupang) diwajibkan ikut seremoni. Yah semacam upacara pagi gitu. Buat gw, lumayan juga bikin semangat dan bikin melek.
Di seremoni itu, ada rekapan kegiatan selama seminggu. Engga detil banget sih, cuma laporan penjualan dan piutang. Kami bisa tahu performance kami secara keseluruhan.
Selain itu ada tanya jawab pengetahunan produk Yakult ala-ala role playing gitu. Kalo ada even-even istimewa pun diumuminnya di sini. Macem rekor penjualan, launching iklan baru, atau even-even internal macem medical check-up atau training pengetahuan produk.
Yang paling unik, kami mengawali seremoni itu dengan menyanyikan mars Yakult. Umm, didahului dengan pembacaan prinsip organisasi yakult dan semboyan-semboyan. Mungkin ada yang bilang, kayak anak SD banget sih. Terserah deh.
Ini dia nih, lirik lagu Mars Yakult. Ada yang punya mp3 nya nggak yah?
Mars Yakult
Mentari membias sinar
kehidupan sejahtera
menciptakan suasana cerah
membangun kesehatan
sambutlah hari nan ceria
Yakult bersama kita
Ciptakan bahagia
ciptakan kesehatan
bangunlah semangat kerja
Yakult bersama semua
Nun jauh di cakrawala
terbentang cita-cita
satu kewajiban yang sangat mulia
yang harus terlaksana
berbuat dengan kesungguhan
demi masa depan kita
Ciptakan bahagia
ciptakan kesehatan
bangunlah semangat kerja
Yakult bersama semua
Padukan semua suara
dari barat ke timur
bersumpah wujudkan kesatuan
(wah, kurang lebih begitu sih, selebihnya gw lupa, mungkin ada karyawan Yakult yang bisa bantu? Nanti gw update deh, thanks).
Nah, abis seremoni, kerja lagi yang semangat. Supaya semangat, seremoni selalu ditutup dengan teriakan lantang (bagi yang semangat ya, yang enggak semangat sih keluar suara juga udah mending) yang bisa diartikan sebagai “Let’s do our best!”. Kira-kira begini:
“Mari kita tutup seremoni ini dengan : GANBARO!”
Haik!
GANBARO!
on January 25th, 2009 at 10:14 pm
wadaw….aku lupa jeff…terusannya apa ya…habis aku gak pernah ikutan nyanyi seh…maklum suaranya jelek…kekekek…kalo prinsip n semboyannya aku inget…coz pernah kebagian maju….hehehe…